Catatan Harian
Dalam UU No. 20 tahun 2003 : Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara efektif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara.
Jujur akhir-akhir ini banyak hal yang saya dapati saat kampanye Pilkada, berbagai macam ancaman-ancaman, saling mengolok-olokkan, merasa hebat dan akhirnya saling menindis satu sama lainnya, banyak perbedaan dan saling menjatuhkan. Padahal kita bersaudara saling membutuhkan. Namun mustahil ada asap jika tak ada api.
Biarlah ini hak mereka.
Bukannya saya ingin memihak pada seseorang, hanya saja saya membuat tulisan ini karena saya hanya ingin menyampaikan perasaan saya saat ini. Sebenarnya saya tak ingin permasalahkan Pilkada, hanya saja saya sangat kecewa dengan berbagai cemoohan-cemoohan di luar sana yang katanya "tenang saja akan ada saat dimana lembaga itu akan kita tutup". Wah, hebat sekali orang-orang itu padahal ini lembaga Pendidikan loh, tempat belajar anak-anak emas kita yang akan menjadi generasi bangsa.
Astagfirullah...
Haruskah seperti ini hanya karena perbedaan pilihan. Anak-anak tidak tahu menahu akan hal ini, bagaimana jika seandainya terjadi? Apa kalian tidak berpikir betapa banyaknya anak emas kita yang akan menangis jika tempat untuk menuntut ilmu yang Ia miliki tiba-tiba kalian seenaknya ingin kalian tutup? Tidak segampang itu. Bagaimana pula perasaan para pendidiknya dan para tenaga kerjanya jika hal yang kalian itu inginkan terjadi? Apa kalian mampu menanggung semua kebutuhan pokok para tenaga kerjanya sedangkan pengangguran di Daerah kita masih banyak, bukannya memikirkan kesejahteraan rakyatnya terutama bagaimana cara mengurangi jumlah pengangguran. Ya Allah betapa kejinya orang yang seperti itu, mereka tidak memikirkan sebelum bertindak dengan gampangnya mengucapkan kalimat itu tanpa memikirkan perasaan orang lain. Biarkan saja ini menjadi masa lalu, karena air mata yang kemarin akhirnya terbalaskan dengan kebahagiaan dan semangat yang luar biasa. Allah SWT memiliki rencana yang lebih indah. yang kemarin mereka ingin menjatuhkan ternyata berbalik kepadanya sudah jatuh tertimpah tangga pula mungkin seperti itu pepatahnya.
Di sini saya tidak ingin mencari perkara, hanya saja saya hanya ingin menceritakan perasaan saya melalui Penaku. Betapa sedihnya perasaan seorang pendidik jika dunia belajar anak generasi kita tiba-tiba ingin dihapuskan hanya karna permasalahan politik semata. Ya Allah apa yang ada di pikiran mereka begitu gampangnya mengucapkan kalimat itu. Kecewa yah.. itulah yang saya rasakan beberapa hari yang lalu. Tapi karna Doa dan Dzikirlah yang mengubah semuanya. Akhirnya Allah memberikan nikmat yang luar biasa orang orang yang terdzolimi, orang orang yang dihina mereka ada pada lindungan Allah SWT.
Allah SWT berfirman:
فَبِاَيِّ اٰلَاۤءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبٰنِ
"Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
(QS. Ar-Rahman: Ayat 30)
Allahu Akbar
Tetap istiqomah di jalan Allah.
Pilihlah pemimpin yang baik untuk agama kita.
#InsyaAllah
#semogaAmanah
NHS : Takalar, 16 Februari 2017